Minggu, 27 Agustus 2017

Menumbuhkan Nilai-Nilai Pancasila



Menumbuhkan Nilai-Nilai Pancasila
Pada tahun 70-80’n Sebelum pancasila dijadikan landasan dasar, ada perdebatan tentang islam dan komunis. Tidak terbayangkan apabila landasan negara kita ini berlandaskan islam, bukan tidak bisa layaknya saudi arabia dan palestine. Hanya saja penduduk diIndonesia ini bukan lah sepenuhnya islam, melainkan berbagai macam agama, adat dan budaya. Banyak orang yang mempersalahkan peribadahan, bukan hanya dengan agama lain, di agama islam itu sendiri pun banyak perbedaan dan perdebatan, berbeda sedikit di sebut bid’ah, berbeda sedikit di bilang kafir, hal ini terjadi karena banyak orang yang tidak mengerti arti dari agama itu sendiri.
Pancasila itu toleransi & bineka, membolehkan aktifitas apapun asal tidak keluar dari UUD dan pancasila itu sendiri. Karena semboyannya adalah bineka tunggal ika, berbeda-beda tapi tetap satu tujuan. Pada jaman soeharto sudah di pikirkan dengan matang-matang untuk menggunakan landasan negara yang tidak dengan islam, karena akan ada perbedaan, maka dari itu di putuskan lah pancasila sebagai landasan dasar negara.
Seperti kasus yang sedang ada di ranting paling atas ini, yaitu penistaan agama yang dijatuhkan tuntutannya kepada Ahok. Pada AKSI 212 dan sebagainya, bukan hanya puluhan melaikan jutaan orang datang untuk mengapresiasikan pendapatnya tentang penistaan agama. Tanpa kita sadari, dari AKSI ini mengatakan bahwa Ahok seorang kafir. Dan sangat jelas bahwa permasalahan ini di angkat dari perbedaan agama. Namun, kenapa Ahok saja yang di permasalahkan yang hanya menyebutkan surat Al-Maidah ayat 31 tanpa sengaja, sedangkan di luar sana, sangat banyak orang yang menistakan agama dengan sengaja dan penuh kesadaran. Hanya saja karena Ahok di calonkan sebagai ketua gubernur DKI, bukan kah ini sudah jelas, topik ini di angkat karena ada unsur politik di belakangnya.
Di perkulaian tempat terkumpulnya pemahaman-pemahaman yang berbeda. Pada tahun 2001 sedang ada kasus di Amerika, UIN yang dahulu di sebut dengan IAIN menolak kewajiban berkerudung, bahkan penistaan-penistaan agama di perkuliahan jauh lebih dalam

1 komentar:

  1. As reported by Stanford Medical, It's indeed the one and ONLY reason women in this country live 10 years longer and weigh 42 pounds less than us.

    (And actually, it has totally NOTHING to do with genetics or some secret exercise and absolutely EVERYTHING related to "HOW" they are eating.)

    BTW, I said "HOW", not "WHAT"...

    TAP this link to determine if this brief questionnaire can help you discover your true weight loss possibility

    BalasHapus